Arroy Mak Mak Rasa Vegetable Beef

      Hari Minggu lalu jam 2 siang saya sama adik memutuskan untuk pergi ke perpus kota Yogyakarta dengan tujuan untuk numpang koneksi wifi, maklum wifi mendadak error dan duniaku tidak terkoneksi dengan internet sama sekali ... fuuuhhh. Perpustakaan kota Yogyakarta tidak terlalu banyak berubah, masih tetap nyaman dan enak ditambah koneksi wifi yang lumayan cepat, asik deh :). Saya browsing lowongan pekerjaan sedangkan si adek menjari referensi untuk mengerjakan laporan praktikum kimianya.

    Ketika waktu sudah menginjak pukul setengah empat, tiba-tiba si adek mengajak ke mall. Sebenarnya dari awal si adek memang ingin sekali ke mall dan dia mengajak untuk wifi-an di Amplas saja, tetapi yah saya sempat berpikir kalau ramai dan tidak ada tempat duduk bagaimana ? Akhirnya setelah dari perpus kota, kami mampir sebentar ke Amplas sekalian sholat Ashar dan menunggu waktu sholat Maghrib.

      Tiba-tiba perut kami terasa lapar, karena berkeliling-keliling mall dan akhirnya kami menuju ke suatu restoran, Arroy Mak Mak. Nama yang tidak familiar bagi kami, tetapi yah cacing di perut berteriak dan sukses membuat perut bunyi. Setelah memilih menu yang akan di makan, kamu duduk di meja dan menunggu pesanan kami.

arroy mak mak
Foto dulu dengan si adek

arroy mak mak
Lumayan lama juga pesanannya datang
      Sepertinya karena efek lapar yang memuncak, kami merasa lumayan lama pesanannya datang, ehehe. Dan akhirnya pesanan datang taraaa ... Kita memesan Vegetable beef ala Arroy Mak Mak Amplas, dan beginilah penampakan pesanan kami. Waktu saya kirimkan foto makanan ini ke cowokku, dia malah bilang seperti putu ... ehehe lumayan mirip sih ... penyajiannya lucu deh :) Harga per porsi untuk Vegetable Beef adalah Rp 21.000,00.

arroy mak mak
Vegetable Beef Arroy Mak Mak
arroy mak mak
Wuiiih

      Sepiring nasi dengan 3 pasang Vegetable Beef yang disiram dengan saus asam manis plus taburan wijen siap untuk disantap. Untuk "gorengan Vegetable Beef" terbuat dari potongan bawang bombay halus dengan dililit oleh daging sapi tipis yang dicelupkan kedalam tepung berbumbu khusus dan digoreng renyah, rasanya enak dan bawang bombaynya tidak terlalu layu, masih krenyes-krenyes. Untuk sausnya sendiri sepertinya terdiri dari bawang putih, minyak wijen, saus tomat, dan taburan wijen, coba kalau rasanya lebih asam dan lebih pedas, ehehe ...

      Rasa makanannya enak, standar lah :) Pelayanannya ramah ... hanya saja ada beberapa menu yang kosong, jadi sempat agak kecewa padahal ada tom yum ... Overall mungkin kalau ada uang lebih mungkin akan menyempatkan diri mampir kemari lagi dan mencoba menu yang kosong tersebut :)

Waktunya Merakuskan Diri di Sushi Story !!!

      Hari ini ada sedikit aura-aura galau ...
Bagaimana tidak ? Tadi pagi sebenarnya saya berencana untuk pergi ke suatu tempat yang sangat penting, berangkat dari rumah jam 08.30 karena janjian untuk menuju ke tempat tersebut jam 09.00, tetapi Allah berkata lain. Sampai jam 11.00 tempat tersebut tidak dapat saya temukan, sedikit sedih dan kecewa ... karena tempat tersebut teramat penting ... 

      Tapi yah demi menghibur diriku sendiri, akhirnya diputuskanlah untuk memakan sesuatu. Kenapa makanan ? Karena saya kalau sudah galau, obatnya ada 2 yaitu cowokku dan makanan, ehehe :D Oke, setelah berputar-putar mencari tempat tersebut akhirnya saya menuju ke kedai makanan Jepang favoritku, yang namanya Sushi Story. Kenapa Sushi Story ? Cukup 4 kata untuk menggambarkannya yaitu halal, enak, murah, dan Jepangable (apaan nih :v)

Sushi Story mempunyai beberapa cabang, yang pernah kukunjungi adalah 

  • Sushi Story di Galeria Mall lantai dasar, disini dulu saya mencoba merek Sushi Story untuk pertamakali. Produk yang dicoba adalah sushi yang dalamnya isi irisan wortel, timun, nasi, nori, dan mayonaise yang diletakkan dalam wadah kertas khas Sushi Story.
  • Sushi Story di Seturan, sudah dulu sekali pergi kesana dengan teman. Mencoba ramen yang didalamnya berisi mie, pink patrick (yang warnanya merah muda) lobak, sawi, bonito flakes (parutan ikan), tamagoyaki (telur manis berbentuk hampir persegi panjang, potongan negi (daun bawang), dan tentu saja kuah ramen.
  • Sushi Story daerah Jogja Paradise
  • Sushi Story daerah jalan UNY.
      Tetapi jujur saja, biasanya justru lebih sering makan ramen di Sushi Story cabang Jogja Paradise. Kenapa ? Ehehehe, oke ijinkan saya untuk menjabarkannya


Sumber dari ecc.ft.ugm.ac.id
  • Pintu masuknya Jepangable banget, bisa dilihat sendiri kan bagaimana kesan pertama yang akan tercipta bagi pengunjung ketika makan di Sushi Story ini :)
  • Pengunjung akan disambut dengan salam ala Jepang "Irasshaimase" yang artinya selamat datang :)
  • Suasana di dalam juga tidak kalah Jepangable-nya dengan suasana di luar :)
  • Suka tamago manisnya, enak, lembut, manis, dan gurih, pokoknya suka sekali :D
  • Gratis 1 gelas ocha tawar dingin :)
Biasanya kalau kesini, lebih sering memesan ramen, sushi, atau okonomiyaki. Range harga makanan di Sushi Story berkisar antara Rp 6.000,00 - Rp 30.000,00.


Ini menu ramen yang biasa kucoba di Sushi Story, biasanya memilih kuah manis


Beli sushi enak + ocha gratis

   Setelah makan dari Sushi Story ini biasanya perutku bakalan mules, karena aku terbiasa menggunakan 2 sendok bubuk cabai yang notabene pedas sekali tetapi kuah ramennya yang enak membuatku harus menghabiskannya. Antara pedas vs menghabiskan kuah ramen yang lezat, tentu saja lebih memilih kuah ramen yang lezat :D
      Untuk sushinya, biasanya saya memesan sushi dengan isian potongan wortel dan mentimun seharga Rp 6.000,00 dan dapat 8 potong sushi yang enak dengan lumeran mayonaise dan potongan kecil timun yang kompak bikin ketagihan. Tetapi kali ini saya memesan menu sushi yang berbeda, namanya kalau tidak salah Spicy Kani Maki seharga Rp 6.000,00 yang berisi 3 sushi. Masing-masing berupa 1 sushi kecil dengan potongan sayuran di dalamnya (wortel kalau tidak salah), lalu digulung dengan nasi sushi lagi, lalu diatasnya diberi topping krim mayonaise yang banyak lumer dan potongan kecil daging kepiting, di atasnya diberi sepotong cabe kering, dan ditaburi dengan bubuk cabe kering. Rasanya enak sekali, bikin ketagihan :))
      Sushi Story ini merupakan kedai Jejepangan langganan saya, dan kalau sedang ingin makan enak, galau, atau pun badmood, makanan disini selalu menjadi moodbooster :)

Bingung Mencari Watu Lumbung ...

      Minggu, 17 Januari 2016 aku dan sahabatku sepakat untuk melakukan wisata alam ke Watu Lumbung, sebetulnya kami sudah berencana untuk kesana hari minggu, 10 Januari 2016 lalu ... Tetapi apalah daya, cuaca Jogja yang sedari sore sudah terguyur oleh hujan terus-menerus membuat kami mengurungkan untuk pergi ke Watu Lumbung. Dan tepat kemarin, akhirnya hal tersebut dapat terlaksana ... Jalan-jalan yah :D

    Untuk menuju ke Watu Lumbung, kita melalui Jalan Parangtritis dan lurus terus hingga menemukan jembatan penghubung yang sangat besar dimana dibawahnya mengalir sungai yang sangat besar yang mana sepertinya sungai tersebut langsung bermuara ke laut selatan, ehehehe. Setelah menemukan jembatan besar tersebut maka langsung belok ke kiri, karena pas setelah jembatan tersebut ada belokan pertigaan. Kita berdua sempat tersasar dan bertanya ke sana kemari, dan syukurlah penduduknya ramah dan mau memberitahukan arah jalan dengan sabar karena kami bertanya-tanya terus sehingga terlihat seperti orang kebingungan. Ternyata kami tersesat lumayan jauh.

      Arah ke Watu Lumbung ternyata tidak jauh dari belokan pertigaan jembatan besar tadi, dimana dari arah jembatan maka akan menemui pertigaan pertama. Pertigaan pertama itu lalu belok ke kanan, dan itulah arah yang tepat untuk menuju bukit Watu Lumbung. Pertigaan jembatan besar belok kiri, pertigaan pertama belok kanan (ada papan penanda Kedai Wedangan yang lumayan buram), dan kita harus menaiki jalan yang lumayan menanjak. Terus menanjak, maka di sebelah kiri dan kanan jalan kita akan menemui kedai-kedai kecil dengan pemandangan dari ketinggian yang sangat asri dan sejuk, sungguh menyegarkan.


Menyegarkan sekali dapat melihat pemandangan ini


Duduk sejenak melepas penat

      Setelah kami berjalan-jalan, berkeliling, dan berfoto-foto tentunya kami ingin beristirahat. Ada Kedai Wedangan di daerah Bukit Watu Lumbung, menjual makanan berat dan minuman yang enak tentunya. Saya membeli kopi Robusta Lampung seharga Rp 15.000,00 dan sahabatku membeli es susu cokelat seharga Rp 7.000,00. Harganya sesuai dengan sensasi yang akan kita rasakan ketika meneguk minuman yang menyegarkan di ketinggian.


Minum sambil menikmati pemandangan


Kopi Robusta Lampung Kedai Wedangan, Pekat dan Pahit sangat :v



Menarik sekali bukan ?


Kedai Wedangan juga menggunakan ayunan sebagai tempat duduk

      Akhirnya kami sangat puas sekali, foto-foto kesana kemari dan mengabadikan tempat yang sangat menarik ini. Senja pun tiba dan bayang-bayang indahnya dengan segera menyelimuti langit dengan warna-warna yang menentramkan hati, sungguh kekuasaan Tuhan Yang Maha Besar. Suatu hari nanti ingin sekali lagi menghabiskan waktu disini, menikmati secangkir kopi sambil menghayati kebesaran Tuhan :)


Senja di Bukit Watu Lumbung


Kedai Wedangan


Penataan tempat yang menarik

Susu Berkaramel di Marko Jogja

      Sebenarnya ini sudah lama kali, sudah tahun lalu dilakukan, tanggal 27 Desember 2016.
Aku diajak dua orang sahabatku ke Marko Milk and Coffee Jogja di Jalan Wates Kadipiro No. 68, Kadipiro jadi dari Jalan Wirobrajan silahkan lurus terus dan Kedai Marko berada di sebelah kiri jalan. Tujuan kami datang kesini selain untuk minum-minum, kedua orang temanku juga berniat untk mem-bluetooth foto-foto melalui kamera ponselku, dan selai itu juga untuk menghibur diriku yang habis sembab-sembabnya mata mengantarkan kepulangan cowokku kembali ke kampung halamannya, Jombang.

      Marko Milk and Coffee merupakan kedai minum susu dan kopi yang enak dan benar-benar nyaman, tempatnya juga benar-benar luas, saya sampai nyasar ketika mencari kedua temanku itu di meja 39 yang letaknya benar-benar di belakang kedai. Interior dan pencahayaannya disusun sedemikian rupa sehingga membuat kami dan para pengunjung betah untuk berlama-lama menikmati suasana kafe apalagi ditambah dengan adanya wifi yang selalu diincar kawula muda.

      Saya memesan susu karamel, karena saya sendiri penggemar susu dan tidak begitu suka kalau susu dicampur yang aneh-aneh sehingga lebih suka yang natural saja. Ada 2 harga minuman disini, Rp 7.000,00 untuk 1 gelas susu dengan ukuran sedang dan Rp 13.000,00 untuk 1 gelas susu dengan ukuran jumbo. Karena mood saya sedang galau-galaunya dan sedang ingin rakus, akhirnya memesan yang ukuran jumbo. Susu karamelnya benar-benar enak, dan susunya benar-benar susu murni yang lezat. Kedua temanku memesan susu cookies dan susu wafer yang kata mereka lebih disukai disini, tetapi untukku sepertinya susu karamel tetap yang terenak.



Pesanan susu karamelku datang dan siap untuk disruput


Setelah kita selesai menikmati pesanan masing-masing

      Secara keseluruhan Marko memiliki tempat yang sangat luas sehingga memungkinkan untuk menampung pengunjung dalam kapasitas yang lumayan besar, selain itu minuman dan camilannya berada dalam range harga yang murah tetapi rasanya enak sekali. Sangat menyenangkan apabila kami dapat kemari lagi.

Menyasar Ketika Mencari Tombo Ngelak !!!

      Tanggal 10 Januari 2016 lalu, saya dan teman-teman sebenarnya berencana untuk wisata alam ke suatu tempat, tetapi karena cuaca Jogja yang mendadak dari bersahabat menjadi kurang bersahabat yang ditandai dengan hujan turun yang tidak kunjung reda, akhirnya kami mengurungkan diri untuk wisata alam. Pilihan berikutnya tertuju pada Tombo Ngelak Cafe. Saya yang sebenarnya hampir jarang sekali mencicipi menu cafe, mendadak bingung. Memangnya dimana tempatnya ? Lalu apakah harga menunya berada pada range yang murah ?

      Tombo Ngelak sendiri masih berada di wilayah UNY dan UGM. Di areal dekat Selokan Mataram, di depan Kampus Fakultas Peternakan UGM, di sebegal Stadion/GOR Klebengan yang di dekat Gapura Klebengan, di antara ruko-ruko di sebelah kiri jalan. Itu data terlengkap jalan menuju Tombo Ngelak yang kami dapat setelah menyasar kesana-kemari.

      Range harganya lumayan lah, tidak terlalu murah dan tidak terlalu mahal. Saya pikir cocok dengan suasana yang didapat dan rasa makanan serta minuman yang dinikmati oleh kami, rangenya antara Rp 17.000,00 - Rp 25.000,00.


4 buah es krim pesanan kita yang disajikan dengan cara unik dan kreatif


Tanaman hias tiruan sebagai interior pendukung suasana kafe yang menarik


Sambil menunggu pesanan datang

      Secara keseluruhan, tempatnya sangat enak untuk berkumpul dan bercanda dengan teman-teman sambil membahas sesuatu. Es krimnya juga enak, baru kali itu saya menemukan penyajian es krim yang membuatku sayang untuk memakannya. Tempat yang menarik dan mungkin kami akan mengunjunginya lagi dilain waktu.