Sudah lama sekali tidak mengisi blog ini, alasannya karena tidak ada bahan yang digunakan untuk mengisi blog ... tetapi begitu menemukan bahan penulisan, ujung-ujungnya malah menundanya terus-terusan dan baru dapat terealisasi untuk dituliskan sekarang. Benar-benar yah ... hmmm ...
Kali ini saya, adik, dan kedua orang temanku berkesempatan untuk mengunjungi KaliBiru. Perjalanan dari Yogyakarta ke KaliBiru membutuhkan waktu tempuh kurang-lebih 2 jam jika mengendarai motor dan ditambah lagi keadaan hujan gerimis rincik-rincik. Jalannya melewati Jalan Wates, karena masih bekas hujan, suasana lumayan sepi dan enak untuk mengebut, hehehe tapi jangan deh berbahaya. Di sebelah kiri jalan nanti ada plang kereta api, nah jalan berikutnya adalah menyebrangi (?) rel kereta api. Jalannya lumayan banyak berlubang ditambah habis hujan sehingga becek di sana-sini, sehingga lumayan seru untuk dihindari ditambah lagi pemandangan kiri-kanan yang penuh sawah. Enak sekali menikmatinya ...
Kawasan wisata KaliBiru sendiri sudah bukan hal yang baru untuk dibicarakan. Berbekal pemandangan dari puncak bukit menghadap Waduk Sermo yang sungguh indah ditambah kepiawaian masyarakatnya yang sangat handal dalam mengelola suatu objek wisata, akhirnya lahirlah KaliBiru. Tapi tunggu dulu, untuk dapat menikmati wisata KaliBiru yang terkenal itu, ada 1 tantangan yang harus kalian lewati yaitu tanjakan & tikungan super ekstrim, EKSTRIM ? Yaa ... ekstrim buat cewek seperti kita mungkin, ehehe ...
Tanjakan dengan kemiringan diatas 60 derajat (mungkin), tikungan yang tajam, dan tanjakan jalan aspal yang licin hampir membuat nyali kita ciut (hampir saja payah). Setelah berguru dan menimba ilmu dengan bapak-bapak penjaga di bawah tanjakan KaliBiru dan arahan dari pak Ojek, kita merasa sudah mendapatkan ilmu yang cukup untu bekal melewati tantangan ini, ahaha ... Oh iyah, untuk yang benar-benar tidak berani, bisa menggunakan jasa ojek di sini biayanya cukup Rp 15.000,00 saja untuk diantar dari tanjakan KaliBiru hingga ke objek wisata KaliBiru yang jaraknya kurang lebih 800m (kata bapaknya). Saya sendiri cukup berani untuk mengendarai motorku sendiri, sedangkan adikku menggunakan jasa ojek (saya takut terjungkal :v)
Setelah melewati beberapa tanjakan dan beberapa tikungan (tenang saja, ada bapak-bapak yang mengurus lalu lintas untuk meminimalisir hal-hal buruk), akhirnya kami sampai di parkiran motor objek wisata KaliBiru, alhamdulillah :)
Biaya parkirnya Rp 2.000,00 ditambah biaya ojek Rp 15.000,00 ditambah biaya masuk ke KaliBiru Rp 10.000,00 (untuk weekend dan Rp 5.000,00 untuk hari biasa), serta Rp 15.000,00 untuk menikmati Photo Shot di tempat yang telah disediakan.
Rasanya di KaliBiru ? Enaaakk !!!
Udaranya semilir sejuk ...
Pemandangannya bagus sekali, dapat memandang Waduk Sermo dari kejauhan ...
Orang-orang petugasnya ramah ...
Photo shot-nya menarik untuk dicoba ...
Pokoknya menarik :D
Sedikit tambahan, ada beberapa penginapan yang disewakan, berupa gubuk kecil dengan kapasitas yang mampu menampung 20 orang dengan biaya per penginapan Rp 300.000,00 (kata ibu petugasnya). Mungkin ada yang berminat untuk mencoba Photo Shot di dini hari ? Silahkan dicoba :)
Beberapa dokumentasi kami ...
Foto dulu di depan tulisan KaliBiru
Sedang menunggu giliran foto
Harga tiket Photo Shot untuk 4 menit
Foto kaki sama adek :D
Bagus yah :D
Ceilah si adek :D