Sudah lama sekali blog ini tidak diupdate postingannya, maklum saya sedang sibuk-sibuknya menyebar undangan lamaran pekerjaan kesana-kemari padahal lumayan banyak pengalaman yang ingin saya tuangkan melalui blog ini, apalah daya karena hanya bisa dilakukan sekarang. Ide postingan semakin banyak dan menumpuk di kepala meminta untuk diposting, ehehe. Alhamdulillah saya baru mendapat pekerjaan lusa, dan untuk merayakannya maka saya update blog ini, yeah ...
Mei awal bulan lalu setelah mengikuti Job Fair di Gedung Mandala Bakti Wanitatama, teman saya tiba-tiba mengajak untuk berjalan-jalan sebentar. Maklum karena kita selesai mengikuti Job Fair jam 12 siang, masih terlalu awal untuk pulang kerumah dan tiba-tiba keinginan untuk jalan-jalan itu pun muncul. Lalu akan kemana kami pergi ? Setelah berembug ini - itu, terlalu jauh lah, yang baru lah, dan lain lain, akhirnya pilihan kita jatuh ke Candi Sambisari. Kenapa Candi Sambisari ? Karena kita belum pernah kesana, ehehe. Setelah menentukan tujuan perjalanan kemudian kita mencari peta untuk menuju ke Candi Sambisari.
Dari arah Jogja, belokan jalan untuk menuju ke Candi Sambisari terletak di sebuah gang kecil yang berada di depan Bandara Udara Adisucipto Yogyakarta, jadi di sebelah kiri jalan. Setelah belok ke arah gang maka tinggal jalan terus hingga menemui jalan paving block dan selamat, kamu berhasil menemukan daerah kawasan Sambisari dan hal itu berarti kamu akan segera menemui Candi Sambisari.
Candi Sambisari sendiri sepertinya sudah lumayan dikelola dengan baik, hal ini terlihat ada warung, tempat parkir, petugas tiket masuk Candi Sambisari (biaya tiket masuknya Rp 2.000,00), kawasannya bahkan sudah dikelola sedemikian rupa hingga terlihat sangat cantik dan asri dengan banyak tanaman hijai disana-sini, membuat sejuk.
![]() |
| Pemandangan Candi Sambisari dari arah pintu masuk |
Banyaknya pepohonan, semak belukar yang ditata dengan sedemikian rapinya, hingga dibuatnya jalan setapak dengan pemandangan batu bagian Candi Sambisari yang belum tersusun dan masih dinomori menimbulkan rasa yang berbeda. Rumput yang lebat dan rapi menutupi hampir sebagian besar tanah kompleks Candi Sambisari membuatku lebih memilih berjalan tanpa menggunakan sepatu, ehehe walaupun akhirnya dimarahin temanku dan menyuruhku mengenakan sepatu.
![]() |
| Foto di bagian depan Candi Sambisari |
![]() |
| Bagian dalam Candi Sambisari |
![]() |
| Arca yang berada di bagian terdalam Candi Sambisari |
![]() |
| Bagian Candi Sambisari yang sepertinya belum selesai direnovasi |
![]() |
| Berposa di Candi Sambisari yang unik |
Menurut saya Candi Sambisari termasuk kedalam golongan candi berukuran kecil, tetapi penanganan untuk mengembangkan kawasan wisata Candi Sambisari ini patut diacungi jempol. Saya berharap beberapa tahun kedepan, kawasan ini akan lebih ramai lagi dikunjungi oleh wisatawan lokal maupun mancanegara dan semakin banyak batu-batuan candi yang telah telah tersusun membentuk stupa candi.



















































